Friday, May 3, 2013

Saat Bumi Papua Tergadai ke Amerika

Foto: INILAH SAAT BERSEJARAH BUMI PAPUA TERGADAI KE AMERIKA  Tahun 1967 kontrak karya pertambangan Grasberg (Freeport) yang berlokasi di Papua ditandatangani untuk masa berlaku selama 30 tahun. Lalu tahun 1991 kontrak diperpanjang selama 30 tahun sehingga akan berakhir di tahun 2021.  Namun di tahun 2012, kontrak karya yang belum habis masa berlakunya itu telah diperpanjang lagi dengan penambahan waktu selama 30 tahun sehingga kontrak perpanjangan kedua itu akan berakhir di tahun 2041.  Tambang yang terletak di posisi latitude -4,053 dan longitude 137,116 merupakan Tambang Emas yang Terbesar di Dunia, dan Tambang Tembaga yang Terbesar Ketiga di Dunia, disamping itu juga punya hasil sampingan berupa Perak, Bahan Radioaktif, Mineral Logam Berat Lain yang harga jula per gramnya sangat mahal.  Walau begitu, Freeport sebenarnya barulah di tahun 1995 akui telah lakukan penambangan Emas, dimana sebelumnya Freeport hanya akui menambang bahan Tembaga saja. Oleh karena itulah maka kota yang dibangunnya di dekat lokasi pertambangan itu disebutnya dengan nama 'Tembagapura'.  Perlu diketahui bahwa Freeport Indonesia hanyalah operator dari pertambangannya saja, sedangkan hak konsesinya dimiliki oleh dari Freeport McMoran Copper and Gold yang merupakan perusahaan berbasis di Amerika Serikat. Dan tambang yang sudah beroperasi selama 46 tahun ini telah jadikan Perusahaan USA itu sebagai perusahaan tambang peringkat atas di dunia.  Walau begitu, sampai saat ini propinsi Papua masih jadi Propinsi Termiskin di Indonesia, dan Rakyat Papua pun juga masih jadi Rakyat Termiskin di Indonesia.  Jika begitu, maka benar apa yang pernah dikatakan Bung Karno pada waktu dulu, bahwa kekayaan alam negeri ini sebaiknya dibiarkan saja tetap tersimpan di dalam bumi, sampai suatu saat dimana anak bangsa ini sudah dapat kelola dan manfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan negeri ini. Anda setuju ?.

Tahun 1967 kontrak karya pertambangan Grasberg (Freeport) yang berlokasi di Papua ditandatangani untuk masa berlaku selama 30 tahun. Lalu tahun 1991 kontrak diperpanjang selama 30 tahun sehingga akan berakhir di tahun 2021.

Namun di tahun 2012, kontrak karya yang belum habis masa berlakunya itu telah diperpanjang lagi dengan penambahan waktu selama 30 tahun sehingga kontrak perpanjangan kedua itu akan berakhir di tahun 2041.

Tambang yang terletak di posisi latitude -4,053 dan longitude 137,116 merupakan Tambang Emas yang Terbesar di Dunia, dan Tambang Tembaga yang Terbesar Ketiga di Dunia, disamping itu juga punya hasil sampingan berupa Perak, Bahan Radioaktif, Mineral Logam Berat Lain yang harga jula per gramnya sangat mahal.

Walau begitu, Freeport sebenarnya barulah di tahun 1995 akui telah lakukan penambangan Emas, dimana sebelumnya Freeport hanya akui menambang bahan Tembaga saja. Oleh karena itulah maka kota yang dibangunnya di dekat lokasi pertambangan itu disebutnya dengan nama 'Tembagapura'.

Perlu diketahui bahwa Freeport Indonesia hanyalah operator dari pertambangannya saja, sedangkan hak konsesinya dimiliki oleh dari Freeport McMoran Copper and Gold yang merupakan perusahaan berbasis di Amerika Serikat. Dan tambang yang sudah beroperasi selama 46 tahun ini telah jadikan Perusahaan USA itu sebagai perusahaan tambang peringkat atas di dunia.

Walau begitu, sampai saat ini propinsi Papua masih jadi Propinsi Termiskin di Indonesia, dan Rakyat Papua pun juga masih jadi Rakyat Termiskin di Indonesia.

Jika begitu, maka benar apa yang pernah dikatakan Bung Karno pada waktu dulu, bahwa kekayaan alam negeri ini sebaiknya dibiarkan saja tetap tersimpan di dalam bumi, sampai suatu saat dimana anak bangsa ini sudah dapat kelola dan manfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan negeri ini. Anda setuju ? [ed: Boy 024-70609694]


No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog