Thursday, February 14, 2013

Sekantung Kentang Busuk

Terkadang kita orang dewasa harus belajar dari anak anak, berikut kisah menarik yang sudah beberapa kali saya temukan dari berbagai milis maupun blog dan tidak tahu lagi siapa penulis aslinya. Namun saya selalu merasa tergelitik jika membaca artikel ini, semoga anda pun demikian.

Alkisah disebuah sekolah TK seorang guru menugaskan murid muridnya untuk membawa sebuah kantung kresek berisi duapuluh buah kentang mentah. Pada saat mulai pelajaran sang guru langsung bertanya pada murid muridnya.
"Bagaimana anak-anak kalian sudah bawa kantung keresek dan dua puluh buah kentang mentah seperti yang kemarin ibu suruh  kan?"
"Sudah bu…", jawab para murid TK serentak.
"Baiklah simpanlah kentang kentang itu di laci kalian. Selanjutnya ibu punya permainan menarik buat kalian. mulai hari ini kalian harus membawa kantung kresek ini ke sekolah selama sebulan ke depan".
"Yaaa ibu,  kenapa harus membawa kantung kresek yang sama setiap hari, memang untuk diapakan kresek itu?".
Ibu guru tersenyum lembut seolah sudah menebak bakal ada protes itu,  jawabnya: dengan sabar: "Begini anal-anak, mulai hari ini kalau kalian marah atau benci dengan teman kalian maka masukkanlah satu buah kentang ke dalam kantung  kresek  yang kalian punya, masukkan lagi kentang berikutnya  bila semakin banyak orang yang membuat kamu marah.
"Apakah kantung kresek itu harus kita bawa tiap hari bu ?…"
"Benar anak-anak, bawalah kantung itu beserta kentang tadi setiap hari selama sebulan dan perlu diingat bila kalian sudah memaafkan kesalah mereka maka keluarkanlah kentang yang ada dalam kantung kemudian buanglah ke dalam tempat sampah. Bagaimana anak-anak kalian sudah mengerti kan….
"Sudah bu…"

Keesokan harinya ibu guru melihat banyak dari muridnya memasukkan kentang ke dalam kantung kresek , kemudian sang guru berinisiatif untuk bertanya pada salah satu muridnya.
"Bayu, ibu lihat kamu punya banyak kentang di kantung ya ?"
"Iya bu, tadi Adit mengejek aku katanya aku ini gendut mirip Doraemon, tentu saja aku marah karena aku kan engga seperti itu ya bu? jadi aku masukkan  satu kentang ke kantung kresek".
Sang guru pun terdiam sambil menganggukkan kepalanya.
Seminggu telah berlalu semenjak permainan itu dimulai dan semakin banyak kentang yang anak-anak bawa, karena telah lama disimpan maka kentang terlihat mulai membusuk dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Hingga suatu hari Bayu datang menghampiri sang guru sambil cemberut.
"Ibu, permainannya gak seru ah…, masa tiap hari aku  harus nenteng  kresek ini kan berat, terus teman-teman selalu menjauhi ku, kata mereka kresek yang aku bawa bau. udahan aja ah ikut mainnya.
"Bayu sayang ingetkan kita sudah buat perjanjian kalau Bayu sama temen-temen harus bawa kantung plastik itu selama sebulan, nah sekarang kan baru dua minggu".
"Iya sih bu, tapi aku udah gak kuat lagi kalau disuruh bawa kantung kresek berat dan bau kaya gitu"
"Oooo begitu, begini sekarang ibu tanya kenapa Bayu gak mau memaafkan kesalahan temen yang berbuat jahat sama kamu".
"Gak mau bu, soalnya aku masih marah sama mereka, mereka itu bikin aku kesel, malu sama orang lain pokoknya aku gak mau maafin mereka".
Mendengar jawaban Bayu, ibu guru diam sejenak , sambil  mencari kata yang tepat.
"Bayu setiap orang pasti pernah berbuat suatu kesalahan dan hanya orang hebatlah yang mampu memaafkan kesalahan saudaranya yang telah berbuat buruk padanya.
"Hati kita ibarat keranjang, apapun dapat kita masukkan kedalamnya, bila kita senang menyimpan hal-hal yang buruk maka hati ini tak bedanya dengan keranjang sampah yang bau dan menjijikan bagi orang banyak. belajarlah menjadi seorang yang mampu memaafkan kesalahan orang lain agar hatimu tetap bersih dan lapang, lalu ibu akan berdoa semoga kamu menjadi anak yang shaleh"
Mendengar wejangan ibu guru...... Bayu langsung bereaksi........
bruukkk…sudah saya buang bu.
Alangkah mudahnya bicara pada anak anak, sayang semakin tua manusia semakin tinggi egonya sehingga rela membawa kantung kentang busuk bahkan sampai meracuni hatinya. Semua dilakukan hanya karena tidak mau melihat sisi ketidaksempurnaan orang lain yang sesungguhnya tak beda jauh dengan dirinya.

Jadi ingat lagu Storybook Children yang mungkin asing bagi telinga anak anak sekarang
You've got your world and I've got mine and it's a shame
Two grownup worlds that will never be the same

Why can't we be like storybook children?
Running through the rain, hand in hand, across the meadow

Why can't we be like storybook children?
In a wonderland where nothing is planned for tomorrow

You've got his ring, you've got his heart, you've got his baby
And it's too late for us to turn and start again

Why can't we be like storybook children?
Running through the rain, hand in hand, across the meadow

Why can't we be like storybook children?

In a wonderland where nothing is planned for tomorrow
How happy we could be If only we were storybook children, storybook children

Storybook children, storybook children, storybook children
Sangat menyentuh dan selalu menjadi lagu favourite saya pentingnya memaafkan dan melupakan karena damai itu indah.....

1 comment:

  1. Hello. [url=http://ph-pills.com/en/item/generic_xenical.html]buy xenical[/url] collar this deals [url=http://ph-pills.com/en/item/generic_alli.html]diet pills[/url]

    ReplyDelete

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog