Wednesday, December 5, 2012

Antara Uang dan Kecerdasan


Kemaren saya berada di solo, ketemu guru lama saya, seorang tionghoa, terus terang saya banyak belajar dari orang2 tionghoa, kami cukup banyak waktu berdiskusi, kami mendiskusikan ...terutama masalah capital...

guru saya mengatakan
1. yang paling dibayar murah adalah otot
2. kemudian otak, karena semakin tua maka kemampuan otak kita menurun
3. kapital akan abadi, karena kapital tidak mengenal penuaaan

ada beberapa poin yg saya tidak setuju

a. poin yg paling dibayar murah adalah otot setuju
b. otak, semakin tua memang benar bisa semakin menurun, tapi bisa diperlambat

c. ini poin krusial, banyak orang mengira kapital itu bersifat abadi, ini pemandangan keliru, karena kapital itu sangat tergantung ekonomi makro sebuah negara.

saya contohkan, indonesia pernah melakukan sanering dari Rp 1000 menjadi Rp 1, artinya orang kaya waktu itu yang punya uang 1 milliar, menjadi punya uang tinggal 1 juta saja

rubbel Russia pernah ambruk sekitar 16x lipat ketika Soviet Union pecah,

jadi harap dimengerti, bahwa uang itu mempunyai value disebabkan oleh autoritas negara, uang anda bisa menjadi nilai tukar kuat dan lemah, itu juga tergantung oleh autoritas atau ekonomi makro sebuah negara

saya contohkan lagi, 2 tahunan yg lalu rubble russia ke usd senilai sekitar 36, namun sekarang berkisar di angka 28-29 artinya menguatnya rubbel russia, akan membuat daya beli orang russia dengan salary yg sama akan bertambah

ini juga terjadi pada euro, ketika pertama kali euro dilepas, nilai tukarnya masih dibawah usd, namun sekarang sudah menjadi 1.3-1.5 diatas nilai usd

conclusion: Nilai aset dan nilai uang tidak terpisahkan dari polici/autoritas sebuah negara,

apabila melihat ekonomi makro skrg, maka saya bisa simpulkan bahwa amerika masih cukup sangat aman untuk dibuat investasi, dan Russia lebih aman lagi, selain mereka dibackup kekayaan alam yang sangat kuat, gas terbesar di dunia, minyak nomor 8 terbesar di dunia, dan producer minyak terbesar di dunia, hutang mereka juga cuman 9% dari GDP... dengan sumber daya sekuat itu, maka nilai tukar aset pasiv (property) dan nilai tukar uang-nya akan sangat stabil

-----------------

Masalah kedua adalah pewarisan:

Anda mempunyai uang banyak, tapi anak anda tidak mempunyai keahlian untuk memutar uang, ini bisa disolusikan anak anda hidup dari bunga/interest bank atau capital management. namun sekali lagi, nilai tukar dan ekonomi makro itu tergantung autoritas dan policy sebuah negara. uang bisa terkena inflasi, dan negara bisa bangkrut sehingga mengakibatkan nilai tukar dan aset-aset nilainya jatuh.

---

saya lebih setuju bahwa ilmu dan kecerdasan yang paling abadi, lebih baik mewariskan pola pikir, ilmu dan kecerdasan, dengan pola pikir yang benar, ilmu dan kecerdasan juga bisa generate uang selain fungsi utama untuk membangun masyarakat yang lebih baik...

Albert Einstein, Lenin Vladimir Ilyich, Tan Malaka dlsb meninggalkan karya2 tulisan, dan saya rasa, saya mampu menangkap semangat dan apa yang dimaksudkannya...sehingga jiwa dan pemikiran mereka menjadi abadi...

Uang...belum tentu membuat seseorang menjadi cerdas, kreatif, dan inovative...

namun seseorang yang cerdas, kreatif, dan innovative, bisa membuat uang datang sendiri (law of attraction)

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog