Wednesday, March 13, 2013

Smart Dream

Tiap dari kita PASTI punya yang namanya DREAM. Mau diterjemahkan dari perspektif keilmuan apapun, mau diterjemahkan dengan bahasa apapun di dunia ini, DREAM memiliki makna universal yang dipercaya tiap orang.

Kaum bijak bestari sering ngerumpi sambil ngopi dan berkata, "masa depan dibangun dari impian" , tetapi sungguh saya tidak mengerti itu Taman Impian Jaya Ancol dibangun dari impian model apa?

Ahli zoologi bilang, "yang membedakan manusia dengan binatang adalah impian" .
Binatangnya ramai-ramai berbalas pantun, "ahli zoologi tidak mengerti apa-apa tentang kita".

Impian memiliki irisan yang kuat dengan daya imajinasi, yang sering dikatakan oleh para peneliti otak bahwa itu domain "otak kanan", sementara tukang otak-otak sedang asyik mengaduk adonan ikan tenggiri.

Daya imajinasi inilah yang membuat manusia tidak hanya bisa bertahan hidup tetapi mampu tumbuh berkembang dan berkreasi. Menciptakan banyak hal yang sebelumnya tidak pernah ada.

Bahkan (the dead) Albert Einstein pernah nyeletuk "imagination more important than knowledge" CMIIW (Correct Me If I'm Wrong).

Dream adalah motivasi terkuat yang sanggup memobilisir seluruh potensi kita untuk senantiasa melangkah maju. Jujur saja, sampai sekarang saya dimusuhi teman-teman motivator gara-gara saya ngoceh, "kita tidak pernah butuh kalimat-kalimat motivasi eksternal, tidak perlu hadir kelas motivasi dan bayar mahal disana, toh "the ultimate secret" ada di dalam hati kita masing-masing yaitu DREAM".

Cek di hati kita masing-masing, dan temukan "the ultimate secret" dalam hati kita. Kadang ia tersembunyi dibalik dua sifat dasar manusia: "Greed & Ego". Silahkan pejamkan dua mata Anda (atau seadanya jumlah mata Anda deh), sunyikan sejenak diri dari hiruk pikuk duniawi, lalu lakukan afirmasi pada diri Anda sendiri, "apakah impian sejati saya?". Ketemu? Belum ya? Tenang aja, nggak buru-buru kok. Pejamkan mata lagi dan lakukan afirmasi yang sama.

Zzz.... (nyaris tertidur nih...)

Kalau sudah ketemu, silahkan dituliskan di dalam "Dream Book" kita masing-masing. Kita semua pasti sudah punya "Work Book" entah apa itu namanya (Planner, Organizer, Agenda atau whatever aidonker) kan? Nah saatnya melengkapi prequel Work Book kita dengan Dream Book tersebut.

Sudah ditulis? Belum? Tulis dulu deh.

Nggak punya buku? Beli donk.
Nggak punya pulpen/pensil? Pinjam sama anak donk.
Nggak punya anak? Nikah donk.

.... (tiba-tiba suasana hening sunyi senyap.....) ....

Nggak punya impian? Udah nggak usah nerusin bacanya deeh. Kenapa?

Karena pekerjaan paling sia-sia, paling mubazir di muka bumi ini adalah me-motivasi orang yang tidak punya impian.

OK,
Kita mulai masuk tentang S*M*A*R*T dream(s), boleh yaa saya uraikan sedikit disini:

S = Specific
M = Measurable
A = Achieveable
R = Reasonable
T = Time limit

Smart Dream mestilah SPECIFIC, kalau kita pingin punya mobil yaa 'please be specific' , mau merek apa? Warna apa? Pintunya berapa? Dan seterusnya. Mengapa? Karena sangat penting untuk membantu proses visualisasi impian kita, karena erat pula kaitannya dengan imajinasi kita yang pada akhirnya akan memperkuat afirmasi kita.

Smart Dream juga mesti MEASURABLE, dapat diukur. Kalau punya impian yaa jangan pelit-pelit amat untuk berpikir donk, kalau kita punya impian "saya ingin bahagia" , wadddooohhh .... !! Ini terlalu generik. Sebaiknya diperdalam lagi, "apa saja yang bisa membuat kita bahagia?" .

Selain itu, Smart Dream juga mesti ACHIEVEABLE, dapat dimungkinkan untuk diraih. Jangan sekali-kali membuat impian terhadap sesuatu yang tidak mungkin diraih, karena itu sama juga dengan menguji Tuhan. Nggak sopan itu !

Jangan lupa, Smart Dream juga mestilah REASONABLE, ada alasan yang melatarbelakanginya . Misalnya ingin membahagiakan kedua orangtua, ingin menaikkan pamor di hadapan mertua atau ingin diterima disisi Tuhan? Semakin kuat 'reason&# 39; ini akan linier dengan daya dorong Dream(s) kita.

Terakhir, Smart Dream harus diikat dengan target waktu atau TIME-Limit. Kenapa demikian? Agar kita fokus dalam menapaki jalan kesuksesan yang berkelanjutan. Sukses ibarat anak-anak tangga yang akan terus membawa kita naik menuju Tuhan dan keabadian disisi-Nya. [ed: Boy 024-70609694]

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog