Monday, February 25, 2013

Twitter Untuk Bisnis

Sebuah studi menunjukkan bahwa hanya 36% pesan Twitter yang dianggap 'layak baca'. 39% hanya sekedar dibaca, sisanya 25% dianggap 'sampah'.

Kalau banyak dari pengguna Twitter sering asal nge-tweet, studi dari Harvard Business Review di atas memberi sebuah peringatan. Supaya orang betah berlama-lama melihat timeline kita di Twitter, apa saja yang perlu dan tidak perlu untuk di-tweet?

Konsep marketing AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) bisa jadi sebuah panduan, setidaknya untuk bagian A yang pertama (Attention).

Tulisan apa yang dianggap paling bisa grab attention? Tulisan yang bisa grab attention akan mendapat banyak RT (retweet).

HBR menunjukkan, ternyata banyak pembaca masih menganggap tulisan yang mempromosikan diri sebagai tulisan yang layak baca! Ternyata mereka suka, karena itu bisa dianggap sebagai informasi yang berguna. Demikian pula dengan berita atau informasi yang jelas-jelas memang berguna, ini juga disambut baik oleh pembaca Twitter.

Membanggakan diri, menawarkan deal, iklan juga dianggap sebagai pesan Twitter yang diterima oleh banyak orang. So, berbahagialah yang memang berniat untuk berbisnis melalui Twitter, karena anda sudah ada di tempat yang tepat.

Sebuah tips tambahan: letakkan keyword di area ke-25% sampai 50%, karena text di situlah yang paling sering di-click oleh pengguna dan yang paling banyak mendapatkan perhatian dari pembacanya. Jadi bila Twitter memberikan 140 karakter, karakter ke 35 sampai 70 perlu diperhatikan, pastikan mengandung keyword, dan kemungkinan terjadinya retweet pun akan meningkat secara signifikan. (ed: Boy 024-70609694)

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog