Wednesday, February 27, 2013

Beda Persepsi Si Miskin dan Si Kaya

"PERBEDAAN POLA PIKIR ORANG BIASA DENGAN ORANG KAYA" berikut adalah apa yang disampaikan :
 
1. Orang Biasa Berpikir Soal Menabung, Orang Kaya Berpikir Meningkatkan Pendapatan "Orang biasa berpikir menabung agar uangnya melimpah, tapi terus merasa kekurangan uang," ujar Siebold. Jika anda mempunyai pendapatan Rp 200 juta per tahun dan menabung 10% dari pendapatan anda. Maka anda akan mendapatkan 20 juta di akhir tahun. Ini bukanlah cara untuk memperkaya diri, dan anda tidak akan kaya dengan cara ini.

Siebold mengatakan, orang-orang terkaya di dunia menabung juga, tapi pikiran mereka yang utama adalah untuk meningkatkan pendapatan, sehingga jumlah uang yang bisa anda tabung lebih banyak.

2. Orang Biasa Menganggap Berwirausaha Sebagai Risiko, Orang Kaya Berwirausaha Untuk Jadi Kaya "Sebagian besar orang berpikir soal uang dengan cara yang biasa, misalkan, bila saya bisa mendapatkan sekian rupiah per jam, maka saya akan mendapatkan lebih banyak lagi dengan bekerja lebih lama," ujar Siebold. Bahkan ada orang yang berpikir, jika ingin kaya harus mendapatkan gelar MBA. Para orang-orang terkaya di dunia justru berpikir, cara menjadi kaya adalah dengan memberi jalan keluar bagi orang banyak dengan memberikan ide. Dari ide-ide tersebut maka dia akan memperoleh uang.

Namun banyak orang berpikir, daripada menjadi gila karena memikirkan ide-ide segar dan belum tentu mendapatkan uang, maka mereka memilih menjadi pegawai dan menganggap berwirausaha adalah risiko.

3. Orang Biasa Melihat Uang Secara Emosional, Orang Kaya Melihat Uang dengan Logika Ada perbedaan mendasar dari cara pandang orang biasa dan orang terkaya dunia melihat uang. Sieblod mengatakan, orang biasa dan bahkan yang
berpendidikan sekalipun, sangat perhitungan menggunakan uangnya. Namun orang-orang terkaya tidak khawatir kehilangan uangnya, karena mereka menggunakan uangnya untuk memperbesar pendapatannya di kemudian hari. Seperti untuk berinvestasi tanpa memikirkan risikonya.

4. Beda Cara Mencapai Target Antara Orang Biasa dengan Orang Kaya Siebold mengatakan, orang-orang biasa dan kelas menengah tidak memiliki keinginan kuat untuk mencapai targetnya. Tapi orang-orang terkaya dunia sangat fokus dengan uang dan bisnis mereka. Bagi para orang-orang terkaya dunia, target harus dicapai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan, bagi mereka taruhannya capai target atau mati! Karena itulah, orang-orang kaya ini bisa memperoleh impian dan targetnya dengan cepat dan uangnya terus bertambah.
 
5. Orang Kaya Tidak Dikendalikan Oleh Keinginan Donald Trump dan Richard Branson yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia sering berkeliling dunia dengan jet pribadinya. Sementara orang-orang biasa berpergian dengan mobil dan tinggal di rumah sederhananya.
 
"Orang- orang kaya ini terus bertambah kekayaannya tiap hari. Saya melihat Naomi Judd (salah satu artis kaya) di TV, dan dia mengatakan alasannya dia bisa kaya adalah karena dia tidak pernah menghamburkan uangnya. Dia tidak mempunyai desainer
pribadi dan perhiasan mahal. Inilah tipikal orang-orang kaya di dunia. Mereka tidak mewah," kata Siebold.
 
Pernyataan-pernyataan seperti ini telah didapatkan Siebold dari sejumlah orang-orang terkaya yang dia wawancarai.
 
"Jika anda kaya, maka anda bebas dan tidak diperbudaki oleh orang lain. Kemerdekaan ekonomi adalah salah satu faktor utama kesuksesan. Ini mengantar orang untuk memupuk kekayaannya, " jelas Siebold.

Itu yang disampaikan dari point-pointnya, secara garis besar dengan pemahaman saya yang sempit saya setuju dengan yang disampaikan, mungkin setidaknya ada beberapa tanggapan menarik dari para master dan guru disini. Terlebih untuk point kedua, saat ini sudah coba saya dan rekan-rekan remaja terapkan, khususnya dilingkungan tempat dimana kami tinggal, dikarenakan kondisi pergaulan remaja yang cenderung negatif.

Alhamdulillah, berkat ajaran rekan-rekan milis disini, saya yang kurang dalam pemikiran dan pengalaman terus menggali dan mencermati ulasan-ulasan positif dan bijaksana anda semua, yah... kami belumlah usaha yang besar dan maju, hanya sebatas usah kecil-kecilan dan itupun uangnya hasil investasi para orang tua lingkungan sekitar, tapi saya percaya kami akan terus maju dan lebih baik jika kami terus menggali dan memahami apa yang ada dihadapan kami.

"Kebahagiaan adalah tatkala kita mampu menjadi seseorang yang bermanfaat untuk orang lain". [ed: Boy 024-7060.9694]

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog