Wednesday, February 20, 2013

Beda Hukum Pidana dan Perdata




Mungkin untuk beberapa orang yang tidak berkecimpung di dunia hukum masih sulit membedakan antara hukum pidana dan perdata yang mungkin sering kita dengar namanya di pemberitaan maupun obrolan sehari-hari.
banyak yang menganggap hal ini bukan merupakan hal yang begitu penting, namun tidak ada salahnya untuk belajar menambah pengetahuan bersama.

Hukum Pidana
Secara prinsipil Hukum Pidana adalah hukum yang bersifat publik, atau yang melibatkan pemerintah karena menyangkut kepentingan umum (kepentingan orang banyak). Mengapa bisa dikatakan kepentingan umum? karena aturan-aturan yang ada di dalam hukum pidana merupakan aturan yang menyangkut keteraturan, serta keamanan negara itu sendiri, contohnya kasus-kasus mengenai pencurian, pembunuhan, dan korupsi.
Selanjutnya bila dilihat dari segi hukumannya, dalam pidana dikenal dengan hukuman badan, seperti hukuman penjara, kurungan, hingga hukuman mati. Hukum pidana pun digunakan sebagai langkah preventif dan represif agar kejadian-kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Hukum Perdata
Berkebalikan dengan hukum pidana yang dikategorikan
hukum publik karena menyangkut kepentingan umum, pada hukum perdata ini bersifat privat. Bila pada hukum pidana kita berbicara tentang hal-hal yang menyangkut keteraturan negara ataupun keamanannya, maka hal itu tidak akan di temukan di perdata, karena yang di bahas di hukum perdata hanya sebatas masalah personal antar individu. Apa maksud dari masalah antar individu ini? jadi kasus-kasus atau permasalahan yang ada dalam hukum perdata adalah kasus yang hanya timbul antara sesama individu, contohnya kasus perkawinan/perceraian yang hanya merupakan permasalahan antara suami dan istri, ataupun masalah perjanjian jual/beli yang hanya melibatkan penjual dan pembeli.
Lalu untuk masalah hukuman dalam perdata berbeda pula dengan pidana, dimana hukuman dalam perdata ini tidak ada hukuman badan, namun biasanya jenis hukumannya bersifat ganti rugi baik materil maupun imateril. Dan Hukum perdata digunakan untuk menyelesaikan suatu sengketa/masalah.

jadi bila dilihat dari tulisan diatas, secara mendasar kita bisa melihat perbedaan hukum pidana & perdata dari Jenisnya, hukumannya, juga tujuannya. Semoga bermanfaat



No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog