Sunday, January 27, 2013

Formula Universal Dalam Bisnis

Untuk memeriksa dengan cepat dan sederhana apakah bisnis Anda berjalan baik, jawablah tiga pertanyaan mendasar ini:

Apakah operasi bisnis Anda menghasilkan uang kontan (generating cash)? Apakah asset yang ada digunakan optimal untuk dapat untung (Return On Asset)? Apakah bisnis Anda bertumbuh (growth)?

Kemampuan memahami bangunan konsep bisnis ini disebut ’business accumen’ yaitu kemampuan memahami bagaimana bisnis beroperasi menghasilkan duit. Ram Charan (bukunya: What The CEO Wants You To Know, 2001) mengatakan, pada dasarnya setiap bisnis (besar atau kecil) bersandar pada ketiga inti logika bisnis: 1) cash generation, 2) return on assets yang merupakan kombinasi margin dan velocity, dan 3) pertumbuhan. Inilah formula universal dalam bisnis.

Pebisnis yang baik mengerti betul tiap komponen, serta bagaimana keterkaitan di antara ketiganya.

1. Cash generation. Ini adalah indikasi penting apakah operasi bisnis Anda mampu menghasilkan duit kontan yang cukup? Dari mana sumber-sumbernya? Lalu bagaimana uang kontan itu dipakai? Pengertian cash generation adalah adanya selisih positif antara aliran uang masuk dengan aliran uang keluar dalam periode tertentu.

Seorang pedagang buah yang membeli buahnya di pasar induk dengan kontan dan menjualnya dengan kontan pula, maka ia tidak punya hutang dan piutang. Namun, jika ia menjual dengan kredit, maka aliran uang-kasnya akan terganggu. Di sini ia akan punya tagihan (piutang).

Dan kalau ia sendiri beli dengan kredit, maka ia pun punya kewajiban (hutang), yang mesti dihitung cermat agar saat jatuh tempo ia punya uang kontan. Jika tidak, maka hilang kredibilitas (artinya tidak pantas lagi diberi kredit), akibatnya tidak dapat barang dan bisnisnya bisa mati.

Maka uang cash memampukan Anda tetap berada dalam bisnis.

2. Return on Assets(kombinasi margin dan velocity). Apa pun yang Anda investasikan dalam bisnis adalah asset. Termasuk uang mertua yang Anda pinjam (cash), barang-barang yang sudah dibeli untuk dijual (diproses) adalah asset (inventory).

Sebagai profesional maka Anda segera berpikir, berapa banyak uang yang bisa saya peroleh dari pemanfaatan asset tersebut? Dengan investasi asset sedemikian besar, apakah keuntungan yang didapat mencukupi? Ini namanya ROA (return on assets).

Beberapa orang mungkin lebih senang bicara soal ROI (return on investment) atau ROE (return on equity). Equity/modal adalah uang yang diinvestasikan oleh pemegang-saham ke dalam bisnis. Perbedaannya hanyalah soal teknikal. Konsep dasarnya tetap sama, yakni berapa banyak uang yang dihasilkan dari investasinya?

Margin adalah selisih dari penjualan setelah dikurangi biaya.

Untuk menjelaskan konsep velocity, ilustrasinya: pedagang tadi pinjam uang berbunga 2,5% sebulan, maka setahun bunganya 30%, jika dihitung secara compounded, maka total bunganya 34%. Dan jika ia menjual buahnya dengan margin keuntungan cuma 5%, maka bagaimana ia bisa melunasinya?

Jawabnya sederhana saja. Artinya ia mesti menjual dengan 5% keuntungan sebanyak mungkin dalam waktu secepat mungkin. Semakin sering dan banyak ia menjual dengan marjin 5%, maka semakin besar kemampuannya bayar hutang dan bahkan menyisakan keuntungan untuknya. Kecepatan pergerakan barang (putarannya) inilah yang disebut Velocity.

Jadi rumusan sederhananya: Return = Margin x Velocity  Ini bukanlah jargon keuangan. R = M x V adalah business-tool yang ampuh dan gampang diingat. Return = Margin x (Sales/Asset) . Velocity dari assets adalah kecepatan menjual, dengan memanfaatkan asset yang ada. Misalnya: margin 5%, sales Rp.300 Milyar, dan asset Rp.60 Milyar, maka R = 5% x (300 Milyar/60 Milyar), ROA = 25%.

3. Growth. Pertumbuhan adalah ukuran vital kemajuan perusahaan. Pertanyaannya, apakah Anda tumbuh secara menguntungkan? Bagaimana jika akselerasi tumbuhnya jauh di bawah kompetitor? Pertumbuhan mengandaikan kemampuan perusahaan melayani segmen pasar dan konsumen yang pas (dan menguntungkan) . Bersiaplah untuk sukses

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog