Friday, January 11, 2013

Belajar dari Kisah Inspiratif Mengenai Burung Pelikan

Pelikan: Burung penangkap ikan yang ulung, tapi dalam kasus di Montereya - California hal seperti ini tidak terjadi.

Di kota ini burung pelikan tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkan ikan karena banyak sekali pabrik pengalengan ikan, ber-tahun² mereka berpesta dengan ikan yang berserakan.

Hal yang menakutkan terjadi ketika ikan di sepanjang pesisir mulai habis dan pabrik pengalengan mulai tutup, burung tsb  mengalami kesulitan.

Karena ber-tahun² tidak menangkap ikan, mereka menjadi gemuk dan malas. Ikan yang dulu mereka dapatkan dengan mudah sudah tidak ada, sehingga satu persatu dari mereka mulai sekarat dan mati.

Para pecinta lingkungan hidup berusaha keras menyelamatkan mereka, berbagai cara dicoba untuk mencegah populasi burung ini agar tidak punah.

Sampai suatu saat terpikirkan oleh mereka untuk mengimport burung pelikan dari daerah lain, yaitu:

"Pelikan yang berburu ikan setiap hari".

Pelikan tersebut lalu bergabung bersama pelikan setempat, hasilnya luar biasa pelikan baru tersebut segera berburu ikan dengan giatnya.

Perlahan pelikan yang kelaparan tersebut tergerak untuk berburu ikan juga, akhirnya pelikan di daerah tersebut hidup dengan memburu ikan lagi.

Les Giblin, seorang pakar hubungan manusia menjelaskan bahwa:

Manusia belajar dari panca inderanya:
- 1% dari RASA,
- 1% dari SENTUHAN,
- 3% dari PENCIUMAN,
- 11% dari PENDENGARAN,
- 83% dari PENGLIHATAN.

John C. Maxwel, pakar kepemimpinan surveinya membuktikan :

"Bagaimana seorang menjadi pemimpin?

- 5% akibat dari sebuah KRISIS,
- 10% adalah KARUNIA ALAMI,
- 85% adalah dikarenakan pengaruh dari PEMIMPIN mereka.

Demikian halnya jika Anda ingin semakin maju, maka salah satu cara terbaik adalah

A. Bergaul dengan ORANG yang BERPRESTASI.

B. Perhatikan:
- Cara mereka BEKERJA,
- Teladani HIDUP mereka,
- Pelajari cara BERPIKIR mereka,
- Lihat bagaimana mereka MENGAMBIL KEPUTUSAN PENTING.

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog