Monday, December 24, 2012

Memprogram pikiran untuk Sukses

Salah satu hal yang membuat saya belajar mengenai teknologi pikiran atau yang saya sebut dengan Mind-logy adalah karena saya ingin merubah hidup saya, cara pandang saya dan bagaimana pikiran saya bekerja yang bisa membawa saya menuju kesukses. Didalam teknologi pikiran ada istilah mengenai berpikir positif dan berpikir negatif. Sebenarnya didalam pikiran kita, tidak mengenal istilah pikiran positif dan negatif. Semua bekerja sesuai apa yang dipikirkan dan hasilnya sama. Anda mau berpikir positif dan negatif, hasilnya akan sesuai dengan apa yang anda pikirkan. Cara memasukan dan memprogram pikiran kita juga bisa melalui kata-kata yang kita gunakan sehari-hari, bisa juga melalui pikiran-pikiran yang muncul dalam pikiran kita bisa berupa gambaran tertentu yang muncul baik gambaran positif atau negatif, bisa juga berupa suara-suara bahkan bisa juga berupa perasaan tertentu yang muncul. Dan tak jarang orang-orang belajar Ego state therapy, Hypnotherapy, NLP, silva method dan lain sebagainya dengan tujuan untuk memprogram ulang pikiran anda.

Napoleon Hill pernah mengatakan "Like the wind that carries one ship east and another west, the law of autosuggestion will lift you up or pull you down according to the way that you set your sails of thought." Yang arti bebasnya adalah seperti angin yang akan membawa kapal anda satu ke timur dan lainnya ke barat, hukum dari autosuggestion (berpikir, berkata-kata bahkan merasakan) akan membawa anda naik ke atas atau turun kebawah tergantung dari apa yang anda arahkan pikiran anda berlayar kemana. Bila anda berpikir positif maka hasilnya akan positif, bila anda berpikir negatif maka pikiran anda akan mengarahkan ke hasil yang negatif. Saya juga mengalami yang namanya banyak ketakutan atau tidak keberanian saat melakukan sesuatu bahkan tak jarang dulu saya menarik hal yang negatif datang kepada saya. Karena ketika saya berpikir negatif, maka tubuh saya menjadi negatif juga lalu akan berefek kepada vibrasi saya menjadi negatif juga.

Bagaimana penjelasan mengenai vibrasi tadi? Inilah yang dipakai untuk hukum tarik menarik (law of attraction). Ada sebuah penelitian dari dr Dean Radin tahun 1989, beliau melakukan percobaan ada 2 orang yang kita sebut A dan B. Mereka tidak saling mengenal satu sama lain. Mereka ditempatkan di dua tempat berbeda dan terpisah. Orang yang A dipakaikan alat monitor tekanan darah dan B diminta untuk memikirkan A dengan menunjukan fotonya dan tidak mengenalnya untuk memikirkan hal yang negatif tentang A bahkan diminta untuk mengejek dan marah-marah tentang orang tersebut yang terjadi tekanan darah A menjadi naik dan tidak stabil. Setelah beberapa saat diminta B untuk mengucapkan hal yang positif mengenai A bahkan memuji serta memberikan kata-kata yang mengandung kasih sayang, yang menarik darah A menjadi turun. Ini seakan-akan ada vibrasi yang terkirim kepada A yang dilakukan oleh B. Penelitian ini dilakukan beberapa kali dan hasilnya sama. Ini artinya, bila kita berpikir negatif tentang orang lain bahkan ke diri sendiri maka hasilnya akan langsung terlihat apalagi setiap hari kita berpikir sebanyak 50.000 kali dan sebagian besar adalah negatif, bila hal tersebut terjadi apakah tidak membuat diri kita menjadi negatif dan vibrasipun menjadi negatif. Ini juga menjelaskan efek doa yang kita gunakan bisa berpengaruh terhadap kita dan orang sekitar kita. Emile Coue adalah seorang ahli teknologi pikiran yang banyak membantu orang untuk pasien yang sakit psikosomatis yaitu secara fisik dan kedokteran tidak diketemukan sakitnya tetapi orang tersebut tetap menyatakan sakit. Bahkan ada beberapa penelitian mengatakan 70-80% penyakit disebabkan oleh gangguan pikiran. Untuk mengetahui penyakit-penyakit yang disebabkan oleh gangguan pikiran bisa dibaca dibuku "Rahasia Menghancurkan Mental block" yang ditulis oleh Antonius Arif. Beliau menemukan bahwa efek sugesti atau melakukan affirmasi positif tertentu bisa mengakibatkan kesembuhan pasiennya. Salah satu affirmasi yang digunakan adalah "Semakin hari dengan cara apapun, melalui kasih Tuhan maka saya semakin sehat dan lebih sehat lagi." Beliau menyarankan untuk melakukan affirmasi positif ini minimal 2 kali yaitu saat bangun tidur dan saat mau tidur. Dan ini dilakukan berulang-ulang sekitar 10 kali. Saran beliau adalah harus menggunakan suara yang keras dan digabungkan dengan emosi keyakinan serta melakukan visualisasi bahwa kita sehat. Karena bila hanya menggunakan suara saja maka hasilnya tidak akan berefek apapun.

Disini juga menjelaskan bahwa bila kita berdoa untuk menarik rejeki, anda harus membayangkan, mengucapkan dan sambil menggunakan sepenuh hati untuk mendapatkannya karena tak jarang doa pun hanya menjadi kalimat-kalimat biasa yang diucapkan. Selain efek doa itu sendiri yang akan di dengar oleh Tuhan juga sekalian memprogram pikiran anda. Ada pertanyaan yang menarik muncul kepada Emile Coue yaitu apakah pasien tersebut sembuh karena dia berbicara kepada diri sendiri atau karena dokter yang mengatakannya sehingga bisa sembuh? Beliau mengatakan bahwa sugesti dari diri sendiri yang lebih efektif dan menghasilkan kesembuhan bahkan external sugesti yang dilakukan oleh orang lain sangat kurang efektif untuk memprogram kesembuhan atau kesuksesan maka ada yang namanya self hypnosis.
Mengenai self hypnosis bisa anda baca dibuku saya "Kalau Anda Mau Pasti Bisa" dan "Aku Pasti Bisa."

Bagaimana bila kita berpikir negatif secara tidak sengaja misal : Wah saya tidak mampu melakukannya. Maka yang harus anda katakan adalah "cancel….. cancel" atau "batalkan…… batalkan" lalu kemudian anda masukan kata-kata positif misal: Ya saya bisa melakukannya. Bila ini anda sering dan rutin melakukannya maka lama-lama akan menjadi kebiasaan yang membuat pikiran anda semakin baik dan semakin baik dan pelan-pelan kata-kata negatif yang mempengaruhi perilaku tidak akan muncul lagi.

Juga ada yang melatarbelakangi sebuah pemrograman pikiran manusia yang juga berefek ke vibrasi yaitu:

· Subconscious theory

· Reticular activating system

· Energy / Quantum physic

Semakin anda memprogram pikiran anda berkaitan TARGET yang anda masukan,
semakin cepat program berjalan. Semakin sering merepetisi maka semakin
efektif program tersebut berjalan. Selama program yang dimasukan tersebut
tidak ada program yang mensabotasenya atau ada trauma masa lalu yang
menyebabkan itu terjadi. Ini bisa menggunakan teknik self hypnosis untuk
memprogramnya.

Rumus yang dipakai untuk bagian subconsicous theory adalah :

*Visualization + Emotion + Repetition + Action = Success*

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog