Sunday, October 2, 2011

ALKISAH FAN PANG DIMASA DINASTI SONG



Su Dongpo adalah penulis terkenal pada masa Dinasti Song. Ketika dia berumur sembilan tahun, ibunya, Nyonya Cheng menahan nafas ketika mengajarkan dia membaca Sejarah Karakter Dinasti Han – Biografi dari Fan Pang. Su Dongpo bertanya kepada ibunya,"Apakah anda mengizinkan saya menjadi seperti seorang Fan Pang?" Ibunya kemudian menjawab,"Jika kamu bisa menjadi Fan Pang, mengapa saya tidak bisa menjadi seperti ibunya Fan Pang?"

Su Dongpo sangat tersentuh dengan karakter Fan Pang dan menjadikan beliau sebagai suri teladan. Beliau sangat terkenal akan semangatnya yang selalu mengambil tanggung jawab dari dunia, dan tidak pernah menyesal ketika menghadapi bencana. Bagaimanakah sebenarnya seorang Fan Pang itu? Apa yang menyebabkan Su Dongpo dan ibunya selalu menghela napas ketika membaca biografinya?
Pada masa pemerintahan Kaisar Han Ling, di akhir dari Dinasti Han Timur, para kasim mengontrol Kaisar. Kaisar hanyalah sebuah nama saja. Para kasim memeras rakyat biasa. Mereka juga mengontrol pemilihan pejabat negara, mengangkat pejabat berdasarkan sifat suka atau tidak suka, membuat yang benar menjadi yang salah. Para kasim tersebut juga menindas pejabat yang jujur dan terpelajar.

Diantara para pejabat yang terpelajar, Li Ying dan Du Mi adalah yang paling terkenal. Mereka mengkritik para kasim dan meminta agar kekuasaan kasim dihapuskan. Sebagai hasilnya, Li Ying dan Du Mi dihukum.
Para kasim membuat tuduhan tuduhan palsu terhadap Li Ying dan Du Mi dan melaporkannya kepada Kaisar, dengan mengatakan bahwa mereka berdua berniat untuk melakukan perlawanan. Mereka meminta kepada Kaisar Han Ling untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Li Ying dan Du Mi.

Surat perintah pengangkapan menyebabkan gejolak dimana-mana. Seseorang melaporkan kepada Li Ying, yang kemudian menjawab dengan tenang,"Saya harus menghadapinya, seseorang mungkin akan mendapat masalah. Selain itu, saya telah berumur 60 tahun. Kematian adalah sesuatu yang wajar sebagaimana juga kehidupan. Saya tidak perlu melarikan diri." Kemudian Li Ying dimasukkan ke penjara dan dianiaya hingga meninggal. Du Mi yang mengetahui bahwa dia juga tidak akan terlepas dari hukuman, kemudian bunuh diri.

Di Provinsi Jinan, tinggallah seorang muda yang bernama Fan Pang yang sangat jujur dan sering kali mengkritik para kasim. Rakyat biasa sangatlah menghormatinya. Suatu hari, seorang pejabat yang menangani keadilan menerima perintah dari para kasim untuk menangkap Fan Pang. Dia kemudian menutup semua pintu dan menangis.
Mendengar hal ini, Fan Pang berkata,"Saya tahu dia menangis karena dia tidak ingin menangkap saya."

Fan Pang dengan segera pergi ke kantor pejabat tersebut. Pejabat tersebut juga adalah seorang yang jujur. Dia sangat terkejut melihat Fan Pang dan berkata."Dunia ini sangatlah besar. Mengapa anda langsung datang ke sini dan menyerahkan diri? Pergi carilah tempat untuk bersembunyi."
Fan Pang sangat berterima kasih dan menjawab,"Saya sangat menghargai budi baik anda. Tetapi pemerintah mungkin akan berhenti menangkap orang orang setelah saya meninggal. Bagaimana mungkin saya melibatkan anda? Ibu saya telah sangat tua. Bagaimana mungkin saya membiarkan dia terlunta lunta tidak ada tempat tinggal karena saya melarikan diri?"

Pejabat tersebut tidak memiliki pilihan lain selain memasukkan Fan Pang ke penjara, dan memberitahukan kepada ibu dan anak Fan Pang untuk menjenguknya.
Ibu Fan Pang datang dengan cucunya. Fan Pang mencoba untuk menghiburnya,"Abang Fan Bo sangatlah berbakti dan penuh hormat. Dia akan menjaga ibu. Saya mungkin akan bergabung dengan almarhum ayah. Ibu harus merelakan saya. Tolong, jangan bersedih." Ibu Fan Pang berkata."Sekarang kamu sama terkenalnya dengan Li Ying dan Du Mi. Kamu tidak perlu menyesal. Kamu tidak dapat menikmati reputasi yang baik dan juga hidup panjang bersamaan. Kamu tidak bisa mendapatkan kue dan menikmatinya juga." Ibu bangga kepadamu."

Fan Pang meninggal dalam penjara pada usia 33 tahun. Inilah cerita bagaimana Fan Pang berpisah dengan ibunya. Tidak mengherankan Su Dongpo dan ibunya menahan napas membaca cerita Fan Pang. Banyak sekali anak seperti Fan Pang yang berusaha untuk melawan penguasa dan membawa kedamaian. Tetapi tidak semua ibu, menyemangati anak anak mereka untuk melakukannya. Ketenangan Fan Pang menjelang ajal dan kesadaran aan kebenaran yang dimiliki oleh ibu Fan Pang, akan diingat sepanjang masa.


 
Jorganizer Hamdani
024-7060.9694 (flexy)
hope 4 the best n prepare 4 the worst
knowing is nothing without applying

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog