Wednesday, October 20, 2010

[IMA-Circle] Perusahaan, Brankas dan Pak Tua

Ada cerita tentang sebuah perusahaan keluarga yang mengalami masalah, brankas mereka terbakar rusak sangat parah dan tidak bisa dibuka.

Masalah ini sangat besar, karena semua dokumen penting serta berharga, emas lantak dan seluruh uang mereka ada di dalam brangkas itu. Total bernilai triliunan rupiah.

Mereka memanggil agen brangkas yang ada di Jakarta, sudah seminggu agen ini bekerja dan sudah menelan biaya puluhan juta, tapi sayang karena kerusakan yang sangat parah, brangkas tidak bisa dibuka.

Agen brangkas Jakarta mengusulkan untuk memanggil langsung ahli pembuka brangkas dari kantor pusat mereka di Eropa. Usul ini disetujui. Mereka memanggil ahli brangkas dari Eropa, sudah seminggu ahli-ahli ini bekerja dan sudah menelan biaya ratusan juta, tapi karena kerusakan yang sangat parah, brangkas tetap tidak bisa dibuka.

Karena kebutuhan akan isi brankas makin mendesak. Mereka memanggil perusahaan alat-alat berat untuk membongkar paksa saja brankas itu. Alat-alat berat pun berdatangan, sudah seminggu bekerja dan sudah menelan biaya yang lebih besar lagi, tapi karena kerusakan yang sangat parah, brangkas tetap tidak bisa dibuka.

Karena kebutuhan akan isi brankas semakin kristis. Mereka memanggil team ahli peledak untuk meledakan saja brankas itu. Team ahli peledak lengkap dengan berbagai jenis peledak pun datang. Sudah seminggu bekerja, tiap jam penuh ledakan, sudah membakar sebagian kantor dan menelan biaya yang sangat amat besar, tapi karena kerusakan yang sangat parah, brangkas ternyata tetap tidak bisa dibuka.

Perusahaan keluarga ini pun putus asa, namun ada seorang konglomerat mereferensikan seseorang kepada keluarga ini, "Pakai dia saja, saya dulu pakai dia dan beres masalahnya".

Karena kebutuhan akan isi brankas semakin kritis. Merekapun memanggil orang yang direferensikan itu.

Seorang tua dan seorang anak muda sederhana datang dengan mengendarai motor. Mereka bertanya kepada Sang Bapak, "Pak berapa biaya membuka brankas ini?" Sang Bapak menjawab, "Tidak perlu dibayar kalau brankas ini tidak bisa kami buka. Tapi jika bisa terbuka, maka fee nya Rp 20 juta."

Orang-orang diperusahaan ini berdiskusi di internal mereka, "Murah sekali ya, jauh lebih murah dibanding sebelumnya. Tapi apa mereka bisa? Kita coba sajalah dulu, toh kalau tidak terbuka kita tidak perlu bayar"

Mereka pun mempersilakan Orang Tua dan Anak Muda ini bekerja. Kedua orang ini membuka tas mereka, sebentar mereka meneliti brankas itu, di tempelkan telinga mereka di brankas, diputar-putar pembuka brankas dan TERBUKA ! Brankas terbuka dalam waktu kurang dari 15 menit !

Perusahaan pun gembira dan kaget, mereka berdiskusi internal,"Wah sebentar sekali ya, gampang sekali ternyata, wah 20 juta kemahalan tuch, iya orangnya juga sederhana cuma pakai motor, ditawar aja setengah..."

Merekapun sepakat untuk menawar, "Wah Pak, cepat sekali, gampang sekali ya... 5 juta saja ya Pak khan gampang sekali..." Sang Bapak menjawab dengan sopan, " tidak bisa tetap 20 juta sesuai perjanjian." "Khan gampang Pak, 10 juta saja ya.." Mereka terus menerus menawar dengan mengatakan bahwa pekerjaan itu gampang dan biaya 20 jt terlalu tinggi. Sang Bapak tetap tidak berubah prinsip.

Karena sudah 1 jam perusahaan mengulur waktu dan terus menawar dengan mengatakan bahwa pekerjaan itu gampang dan biaya 20 jt terlalu tinggi, maka kesallah Bapak Tua dan Anak Muda itu. Mereka berjalan kearah pintu brankas dan BAM! Pintu brankas mereka banting dan TERKUNCI LAGI, sambil tersenyum merekapun berjalan keluar dan pergi dengan motor meninggalkan orang-orang di perusahaan itu yang melongo kaget.

Jorganizer Hamdani
024-7060.9694

Kejadian seperti ini sering kali terjadi dalam bisnis kita, kita sering tidak mampu menghargai keahlian orang yang benar-benar ahli dan menjadi solusi bagi masalah strategis kita.

No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog