Tuesday, April 27, 2010

Menggapai Tujuan

Apapun yang ingin Anda capai dalam kehidupan ini sesungguhnya bisa Anda wujudkan, hanya dengan menyadari pola perilaku yang membentuk dasar kehidupan Anda.

Kesadaran yang saya maksud adalah memperhatikan segalanya. Anda perlu menyadari dampak dari kata-kata yang Anda gunakan, pemikiran Anda, maupun gambaran yang ada di dalam kepala Anda. Selain itu, sadari juga label yang Anda sematkan pada orang lain, penilaian Anda terhadap orang lain. Melalui pengembangan kesadaran diri ini, Anda akan mampu mencegah pemikiran yang menghalangi pencapaian tujuan.

Pikiran Anda menggerakkan hidup Anda, serta memiliki potensi untuk membantu Anda atau menghambat Anda dalam mencapai kebahagiaan hidup. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan pola pikir yang memungkinkan Anda tetap berpandangan sehat dan realistis terhadap kehidupan. Cobalah untuk selalu mencari aspek positif dalam setiap situasi yang Anda hadapi. Anda akan terkejut mendapati bahwa Anda mampu melakukan sesuatu yang Anda pikir sebelumnya tidak mampu Anda lakukan. Biasanya, ketakutan terhadap kegagalan yang menghambat kita.

Mempercayai pikiran sendiri sangatlah penting, tetapi pola pikir yang merusak, yang telah menjadi kebiasaan akan mempengaruhi kualitas hidup Anda. Cobalah lihat POLA PIKIR MERUSAK seperti berikut ini:

*
Menyingkirkan Hal Positif: saya tidak pantas untuk sukses, saya bukan keturunan orang kaya.

*
Menonjolkan Hal Negatif: saya tidak pernah bisa bangkit sukses, kegagalan ini memang takdir saya selamanya.

*
Rasa Marah Berlebihan: jika saya tidak berhasil meraih tujuan ini, berarti saya tidak akan pernah mencapai tujuan apapun.

*
Menganggap Ditakdirkan Buruk: setiap kemunduran yang saya alami, selalu membuat kehancuran tak terelakkan.

*
Cenderung Berangan-angan: seandainya keadaannya berbeda, mungkin semuanya akan baik-baik saja.

*
Sejarah Negatif Pasti Berulang: kalau pernah gagal sekali, pasti dikedepannya nanti akan terjadi kegagalan lagi.

Dengan memahami cara kerja pikiran Anda dalam menyimpan dan mengakses informasi, maka Anda dapat memanfaatkan kekuatan pikiran Anda yang sejatinya memang berkekuatan SUPER ini, untuk mencapai kebahagiaan hidup seperti keinginan Anda. Oleh karena itu, Anda harus memahami respons terkondisi dalam hidup Anda. Sejak lahir, bahkan sejak di dalam kandungan ibu Anda, hingga sekarang ini, pastilah Anda menerima pengaruh dari lingkungan hidup Anda, mulai dari orang tua Anda, keluarga, teman bermain, teman kerja, guru, media masa, cerita sinetron, dan masih banyak pegaruh lainnya lagi. Semua pengaruh ini berperan dalam pembentukan jati diri Anda. Cobalah bertanya kepada diri Anda sendiri, bagaimana Anda menjadi seperti sekarang ini.

Kebanyakan orang menggunakan kisah masa lalu mereka sebagai alasan untuk mengulangi hasil serupa, yang dulu juga mereka peroleh. Jika kisah masa lalu itu tentang kesuksesan, hal itu bagus saja karena makin membangkitkan semangat meraih SUKSES. Namun jika kisah masa lalu itu mengenai kegagalan dan keterpurukan hidup, maka hal negatif semacam ini justru akan membuat mereka makin mengalami keterpurukan mental, yang pasti berakibat KEGAGALAN.

GAGAL di masa lalu, TIDAK BERARTI Anda akan gagal di MASA DEPAN. Anda tidak perlu menyimpan pola perilaku negatif yang berulang-ulang. Bukan berarti Anda harus menghapus kenangan penting di masa lalu. Anda hanya perlu memikirkan hal-hal yang menghambat kemajuan Anda, kemudian belajar dari pengalaman itu, dan mengambil langkah positif untuk membuat pilihan berbeda yang tentunya jauh lebih baik untuk mencapai TUJUAN Anda.

Penting selalu dipahami, bahwa Anda membutuhkan RENCANA untuk mencapai TUJUAN. Sudah disepakati bahwa TIDAK ADA SUKSES TANPA PERENCANAAN. Titik Awal dan Titik Akhir TUJUAN yang Anda rencanakan, akan menentukan RUTE KESUKSESAN. Jika Anda mengenali Tujuan Anda, maka Anda akan mencapainya!

"Peluang dilewatkan oleh orang-orang, karena peluang terbungkus seluruhnya dan tampak seperti pekerjaan," demikian kata Thomas A. Edison.

Ketika Anda mulai untuk mengambil tindakan menuju tujuan dan impian Anda, Anda harus menyadari bahwa setiap tindakan tidak akan sempurna. Tidak setiap tindakan akan menghasilkan sesuatu yang Anda diinginkan.. Tidak setiap tindakan akan bekerja sesuai impian anda. Terkadang membuat kesalahan, mendapatkan hampir benar, dan percobaan untuk melihat apa yang terjadi adalah bagian dari proses untuk akhirnya mendapatkan sesuatu dengan benar, sesuai dengan impian.Ada pepatah mengatakan, kegagalan adalah awal dari kesuksesan.Tapi perlu kita ingat bahwa bukan berarti kesuksesan harus dimulai dari kegagalan.

Bisa jadi kesuksesan dan impian yang anda raih adalah hasil dari perenungan, pemikiran yang dalam, hingga anda berbuat. Tips dalam meraih cita-cita dan impian :

1. Kenali kemampuan dan cita-cita anda. Ini adalah langkah paling awal dari pencapaian cita-cita.

2. Fokus pada tujuan. Fokus, penting untuk diterapkan. Jika seorang petani mengejar ayam 2 ekor sekaligus, maka tidak satu ekorpun yang ia dapat. Yang ia dapat hanya kelelahan. Fokus dan konsentrasi, langkah perlangkah untuk menuju cita-cita itu.

3. Terus asah bakatmu. Setelah konsentrasi, selanjutnya adalah mengasah apa yang telah dipelajari.

4. Berani mencoba sesuatu yang baru. Jangan takut untuk mencoba. dalam mencoba pasti ada jatuh nya. Tapi jangan dilihat seberapa banyak jatuhnya, melaikan seberapa banyak kamu dapat bangkit.

5. Tekunlah berlatih. Orang yang tidak pintar, tapi belajar, lebih baik daripada yang pintar tapi tidak belajar. Lebih baik lagi jika pintar dan belajar.

6. Belajarlah dari orang sukses. Tentu kalau kamu bercita-cita menjadi presiden, figur presiden seperti apa yang kamu inginkan. Tentukanlah sesuai dengan cita-citamu.

7. Berdoalah dan tawakal selalu. Agar hidupmu tenang, berdoalah.

8. Mintalah doa dari orang-orang yang kita cintai dan disekeliling kita.


Artikel diambil dari sebuah milis dan disadur kembali oleh:
Koko Jorganizer: 024-7060.9694
D'professional historian with great excellent enterpreneur skill


No comments:

Post a Comment

Tak ada gading yang tak retak, saran dan kritik akan kami terima dengan senang hati. Anda sopan kami segan.

Followers

Networked Blog